Beranda EKONOMI Bank Banten Dukung Program OJK Gencarkan Literasi Keuangan 

Bank Banten Dukung Program OJK Gencarkan Literasi Keuangan 

SERANG, REDAKSICOM – Bank Banten terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program literasi keuangan yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui kegiatan Edukasi Gemar Menabung Sejak Dini, Bank Banten berkolaborasi dengan OJK Provinsi Banten memberikan edukasi kepada para siswa di SDN 3 Cikiruh Wetan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Banten sebagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat, khususnya bagi pelajar dan generasi muda.

Acara dibuka oleh Kepala SDN 3 Cikiruh Wetan dan dihadiri oleh perwakilan OJK Provinsi Banten, Dendi Kurniadi beserta tim. Turut hadir mewakili Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang Eric Widyaswara, Kepala Desa Cikiruh Wetan, Ketua Komite Sekolah, serta para guru dan siswa.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Banten menghadirkan narasumber Andi Ahmad selaku Pemimpin KCP Labuan dan Cepi Apriadi selaku Pemimpin KCP Panimbang. Keduanya memberikan pemahaman mengenai pentingnya budaya menabung, pengelolaan keuangan sejak usia dini, serta memperkenalkan fungsi dan peran perbankan kepada para pelajar. Suasana edukasi berlangsung meriah dan interaktif. Antusiasme para siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai dunia perbankan dan pentingnya kebiasaan menabung serta cerdas dalam mengelola keuangan sejak dini.

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan, Bank Banten hadir bukan hanya sebagai penyedia produk dan layanan perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Kehadiran Bank Banten hadir tidak terbatas pada produk dan layanan perbankan, tetapi juga sisi edukasi salah satunya dalam bentuk literasi dan inklusi keuangan. Kami juga senantiasa mendukung program pemerintah dan regulator, dalam hal ini OJK Provinsi Banten, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan,” ujar Busthami.

Menurutnya, edukasi kepada anak-anak sejak usia sekolah merupakan langkah strategis untuk membangun budaya menabung dan pengelolaan keuangan yang baik bahkan sejak usia dini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya disiplin, gemar menabung, serta membentuk generasi yang cerdas dalam mengelola keuangan sejak dini,” tutupnya.

Artikulli paraprakDemo ke Kemendagri, Upaya Pengaruhi Seleksi BUMD?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini