SERANG, REDAKSICOM – Tokoh masyarakat sekaligus Pimpinan Majelis Dzikir Bumi Alit Padjajaran, KH Abah Elang Mangkubumi, menggelar kegiatan bertajuk Ruwatan Nusantara di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, sebagai bentuk ikhtiar lahir dan batin dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
Kegiatan yang mengusung tema “Indonesia Abadi dan Tiga Unsur Masyarakat Indonesia” ini menjadi simbol kuat sinergitas antara masyarakat, TNI, dan Polri. Minggu, 12 April 2026
Dalam kesempatan tersebut, KH Abah Elang Mangkubumi menegaskan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa di tengah berbagai tantangan global dan derasnya arus informasi yang tidak selalu akurat.
“Di samping saya ada TNI, dan di sisi lainnya ada Polri. Kami berdiri bersama sebagai representasi tiga unsur utama bangsa. Kami berkomitmen untuk terus bersatu padu, mempererat persatuan demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Abah Elang.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Ruwatan Nusantara bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kegelisahan kolektif atas maraknya informasi yang tidak benar terkait pemerintah, TNI, Polri, hingga masyarakat sendiri. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memecah belah bangsa jika tidak disikapi dengan bijak.
“Di tengah dinamika global yang kita rasakan, banyak informasi yang tidak akurat beredar. Ini menjadi tantangan serius. Karena itu, hari ini kami tegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat, bangsa yang utuh, dan tidak mudah diadu domba,” tegasnya.
Abah Elang juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan nasional, mulai dari Presiden, Panglima TNI, hingga Kapolri beserta seluruh jajarannya. Ia menekankan bahwa masyarakat juga memiliki peran besar dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kami percaya kepada Presiden dan seluruh jajaran, Panglima TNI, Kapolri, dan tentu masyarakat juga punya andil besar. Kita semua harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia mengibaratkan Indonesia seperti Garuda yang akan terus terbang tinggi membawa harapan dan kemajuan bangsa ke masa depan yang lebih baik.
“Kita ingin Indonesia terbang lebih jauh, seperti simbol Garuda. Ini adalah bangsa besar yang tidak boleh terpecah. Persatuan adalah kunci,” pungkasnya.
Kegiatan Ruwatan Nusantara diharapkan menjadi momentum penguatan nilai kebangsaan serta memperkokoh sinergi antara masyarakat, aparat, dan seluruh elemen bangsa demi Indonesia yang damai dan abadi.(Red)









