SERANG, REDAKSICOM – Pemerintah Provinsi Banten menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ekspor produk unggulan lokal. Pada Kamis, 7 Agustus 2025, Gubernur Banten Andra Soni secara resmi melepas ekspor emping melinjo sebanyak 6,48 ton ke Arab Saudi.
Pelepasan ekspor ini digelar di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Sertifikasi Mutu Barang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Kota Serang.
Langkah ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) menembus pasar internasional, tetapi juga mencerminkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis produk lokal.
“Ekspor ini merupakan langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuktikan bahwa produk Banten memiliki daya saing di pasar global,” ujar Gubernur Andra Soni dalam sambutannya.
Pelepasan ekspor emping juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Banten, PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), dan CV Novan Putra, perusahaan pengolah pangan khas Banten yang telah lama bergerak di sektor ekspor.
Kepala Disperindag Provinsi Banten, Babar Suharso, melaporkan bahwa hingga Juli 2025, nilai ekspor dari sektor industri kecil dan menengah (IKM) di Banten telah menembus Rp32 miliar.
“Ini menunjukkan bahwa produk-produk UMKM kita sangat diminati oleh pasar luar negeri. Kami akan terus mendorong kemitraan dan pendampingan agar rantai pasok semakin kuat,” kata Babar.
Ia menyebut kerja sama antara CV Novan Putra dan PT ABM diharapkan dapat memperkuat rantai produksi emping melinjo di Banten, yang saat ini melibatkan ribuan pengrajin dari Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak.
Direktur Utama CV Novan Putra, Donny Novan, menyatakan bahwa perusahaannya telah aktif mengekspor produk ke berbagai negara sejak tahun 2007. Menurutnya, keberhasilan ekspor tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah serta stakeholder lainnya.
“Sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah menjadi kunci menjaga keberlanjutan ekspor. Kami optimistis produk emping asal Banten akan terus mendapat tempat di pasar internasional,” ujar Donny.
Turut hadir dalam acara pelepasan ekspor tersebut, Wakil Ketua DPRD Banten Eko Susilo, Anggota Komisi II DPRD Banten Tb Roy Fachroji Basuni, serta sejumlah tamu undangan dari instansi terkait.









