Beranda NEWS Tingkatkan Standar Keselamatan Pelayaran, KSOP Banten Pantau Latihan Darurat KMP Tranship 1

Tingkatkan Standar Keselamatan Pelayaran, KSOP Banten Pantau Latihan Darurat KMP Tranship 1

CILEGON, REDAKSICOM – Mengantisipasi risiko kecelakaan dan keadaan darurat di laut, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten terus memperkuat pengawasan terhadap penerapan prosedur keselamatan kapal penyeberangan.

Salah satu langkah yang dilakukan melalui latihan keselamatan atau safety drill di atas KMP Tranship 1 pada Senin (12/10/2026). Kegiatan ini difokuskan pada kesiapan awak kapal dalam menghadapi situasi darurat yang berpotensi membahayakan penumpang dan operasional pelayaran.

Raden Yogi Nugraha menyampaikan bahwa latihan keselamatan menjadi bagian penting dalam memastikan awak kapal memahami langkah-langkah penanganan keadaan darurat. Kesiapan tersebut diperlukan agar setiap personel dapat menjalankan tugasnya secara cepat, terkoordinasi, dan sesuai prosedur.

Sejumlah skenario keselamatan dilatihkan, di antaranya penanganan kebakaran di kapal, evakuasi penumpang, serta pengoperasian peralatan keselamatan. Melalui simulasi tersebut, awak kapal diharapkan mampu memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi yang tidak diinginkan.

KSOP Kelas I Banten juga memastikan latihan keselamatan menjadi bagian dari penerapan standar keselamatan pelayaran, termasuk ketentuan Safety of Life at Sea (SOLAS) yang mengatur aspek keselamatan jiwa di laut.

Pengawasan ini dilakukan untuk mendorong kepatuhan terhadap prosedur keselamatan sekaligus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia di sektor transportasi laut.

Kesiapan awak kapal dinilai memiliki peran penting dalam mengurangi risiko dan melindungi penumpang, khususnya pada layanan penyeberangan dengan aktivitas penumpang dan kendaraan yang tinggi.

Dengan adanya latihan dan pengawasan secara berkala, KSOP Kelas I Banten berharap budaya keselamatan semakin diterapkan dalam operasional kapal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menggunakan jasa transportasi penyeberangan.(Red)

Artikulli paraprakKonflik PPP Memanas, Sejumlah Kader di Cilegon Dipecat, Mardiono Dituding Tak Hargai Perjuangan Partai
Artikulli tjetërPerkuat Sinergi Tata Kelola untuk Dukung Program Pemerintah, Bank Banten Audiensi dengan BPKP Banten 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini