SERANG, REDAKSICOM – Kehadiran PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar kantor pusat di Kota Serang. Berbagai kegiatan sosial dan dukungan kepada lingkungan sekitar menjadi bukti komitmen Bank Banten untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam momentum kebersamaan dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ikhlas di Jalan Kolonel Pol. Yusuf Martadilaga, Cipare, Kota Serang, jajaran manajemen Bank Banten bersilaturahmi bersama unsur pimpinan daerah, tokoh agama, dan masyarakat sekitar. Acara ini menjadi wujud sinergi dan kepedulian Bank Banten terhadap lingkungan di sekitar Grha Bank Banten.
Ketua DKM Al-Ikhlas, Wastono, menyampaikan terima kasih atas perhatian Bank Banten terhadap kegiatan ibadah di lingkungannya.
“Alhamdulillah, tempat ibadah kami banyak mendapat bantuan dari Bank Banten. Ini meningkatkan kenyamanan bagi warga dan jamaah saat beribadah. Kehadiran Bank Banten membuat suasana lebih hidup,” ujarnya saat memberikan keterangan ke awak media, Sabtu (11/10/2025).
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang, Khaeroni, juga mengapresiasi langkah serupa.
“Terima kasih kepada Bank Banten atas bantuan dan sinergi yang terus terjalin. Semoga ke depan kontribusinya makin besar dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menegaskan bahwa dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi semangat bagi pihaknya untuk terus tumbuh sebagai lembaga keuangan daerah yang berorientasi pelayanan publik.
“Kami terus berupaya memberi pelayanan terbaik dan berkontribusi bagi masyarakat. Bank Banten adalah BPD dan BUMD milik masyarakat Banten, dan kami ingin menjadi kebanggaan daerah ini,” tutur Busthami.
Busthami menambahkan, perhatian Bank Banten tidak hanya pada layanan perbankan, tetapi juga pada kegiatan sosial dan lingkungan sekitar.
“Selain produk dan layanan, kami berkomitmen memberikan nilai tambah dan kontribusi bagi masyarakat karena kami bagian dari masyarakat itu sendiri. Dimulai dari lingkungan terkecil — masyarakat sekitar kantor kami,” pungkasnya.(Erdi/Red)









