KUPANG, REDAKSICOM – Kerja keras atlet renang Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Banten berbuah manis di ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II NTT 2026. Kontingen renang Banten berhasil mengoleksi lima medali, terdiri dari satu emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim renang Banten setelah para atlet menjalani persiapan intensif sebelum berlaga di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Official cabang olahraga renang SOIna Banten, Citra Rahayu, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan atlet menjalani latihan serta dukungan berbagai pihak, terutama keluarga.
Menurut Citra, latihan dilakukan secara rutin pada pagi, siang, hingga sore hari. Persiapan juga melibatkan orang tua dan klub renang agar kemampuan atlet semakin berkembang sebelum menghadapi kompetisi.
“Perjuangan anak-anak, latihan pagi, siang, sore terbayarkan. Alhamdulillah, benar tidak ada hasil yang mengkhianati usaha,” kata Citra saat diwawancarai, Sabtu 17 Oktober 2026.
Salah satu atlet yang menunjukkan performa membanggakan adalah Adinda Meytha Dwi Utami. Ia turun pada tiga nomor pertandingan, yakni gaya bebas 50 meter, gaya dada 50 meter, dan gaya bebas 100 meter.
Adinda berhasil meraih prestasi pada seluruh nomor yang diikutinya. Saat ditanya mengenai perasaannya setelah meraih medali emas, Adinda menjawab singkat dengan penuh kegembiraan, “Happy.”
Meski demikian, perjuangan para atlet tidak selalu berjalan mudah. Citra mengungkapkan bahwa rasa gugup sebelum pertandingan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Para pendamping pun berusaha membangun kepercayaan diri atlet agar mereka dapat bertanding dengan lebih tenang.
Dukungan orang tua juga dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan para atlet. Komunikasi antara keluarga dan pendamping terus diperkuat untuk menjaga semangat anak-anak selama menjalani latihan maupun pertandingan.
Sementara itu, pendamping cabang olahraga renang SOIna Banten, Kurniawan Hakim, menyebut perolehan lima medali tersebut telah memenuhi target tim.
“Alhamdulillah, untuk renang kita sudah mencapai target. Kita mendapatkan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. Jadi, Provinsi Banten bisa membawa pulang piala dari cabang olahraga renang,” ujar Kurniawan.
Ia mengatakan, hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan. Salah satu perhatian utama adalah meningkatkan kecepatan dan ketahanan fisik atlet agar mampu tampil lebih maksimal pada kompetisi berikutnya.
Menurut Kurniawan, program latihan akan diperkuat dengan tetap memperhatikan kebutuhan dan kemampuan masing-masing atlet. Ia berharap para atlet semakin percaya diri dan mampu meningkatkan prestasi pada ajang mendatang.
Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kesempatan yang setara bagi atlet dengan disabilitas intelektual untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga.
Dengan raihan satu medali emas, tiga perak, dan satu perunggu, SOIna Banten berharap pembinaan renang dapat terus berkembang melalui sinergi antara atlet, pelatih, official, pendamping, dan keluarga.
Semangat Adinda Meytha dan rekan-rekannya menjadi inspirasi bahwa ketekunan dalam berlatih serta dukungan yang berkelanjutan dapat membuka jalan bagi atlet untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah.









