SERANG, REDAKSICOM – Aksi unjuk rasa yang menolak proyek reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di wilayah Tugu Cangkir Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu 18 Mei 2025 yang berlangsung dengan jumlah peserta yang sangat minim. Dokumentasi visual yang tersebar menunjukkan hanya segelintir orang yang hadir dalam aksi tersebut.
Menariknya, Ketua Gerakan Pengawal Investasi Nasional (GERPINAS), Jayadi, turut merekam langsung suasana aksi yang sepi tersebut. Dalam video yang ia rekam sendiri, Jayadi menyampaikan komentar singkat namun tegas:
“Nih aksi di Kronjo sepi. Sudah tidak ada peminat, nih.”
Ia menambahkan bahwa masyarakat kini sudah mulai jenuh terhadap aksi-aksi serupa yang belakangan ini dinilai sarat dengan kepentingan lain di luar isu investasi.
“Masyarakat sudah lelah dengan ulah-ulah oknum yang memanfaatkan isu Investasi untuk kepentingan politik. Di balik aksi-aksi ini, ternyata banyak agenda terselubung yang tidak murni memperjuangkan nasib rakyat,” tegas Jayadi kepada wartawan, Minggu (18/5/2025)
GERPINAS, menurutnya, terus mendukung investasi yang legal, transparan, dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.
“Kami mendukung investasi yang bertanggung jawab. Jika sesuai regulasi dan membawa manfaat bagi daerah serta membuka lapangan kerja, seharusnya didorong, bukan ditolak,” tambahnya.
Pihak penyelenggara aksi belum memberikan tanggapan terkait sepinya massa dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, aparat keamanan terlihat berjaga di lokasi untuk memastikan aksi tetap berjalan dengan tertib.
Aksi ini menjadi refleksi penting akan dinamika sosial dalam menyikapi pembangunan dan investasi, khususnya di wilayah pesisir Banten, serta meningkatnya kesadaran publik terhadap motif tersembunyi di balik gerakan-gerakan tertentu.









